Diduga Kena Racun, Pemimpin Oposisi Rusia Koma di Ruangan ICU

Ahmad Islamy Jamil
Alexei Navalny. (Foto: AFP)

Yarmysh mengatakan, pihaknya telah memanggil polisi ke rumah sakit. Menurut dia, Navalny diracuni dengan sesuatu yang dicampur dalam tehnya. “Itu satu-satunya yang dia minum di pagi hari (tadi),” tulisnya di Twitter.

Kepala divisi hukum Yayasan Antikorupsi yang dikepalai Navalny, Vyacheslav Gimadi, juga menulis di Twitter. Menurut dia, tidak ada keraguan bahwa Navalny diracuni lantaran posisi dan aktivitas politiknya.

Dia mengatakan, pengacara Navalny meminta penyelidikan atas percobaan pembunuhan tokoh masyarakat itu. Apalagi, berdasarkan rekam jejaknya, Navalny juga pernah mengalami serangan fisik di masa lalu.

Navalny mengalami luka bakar kimiawi di matanya pada 2017, ketika si penyerang melemparkan zat pewarna hijau—yang digunakan sebagai disinfektan—ke wajahnya di luar kantor Yayasan Antikorupsi.

Pada Agustus tahun lalu, Navalny mengalami ruam dan wajahnya menjadi bengkak saat berada di pusat penahanan polisi karena menyerukan unjuk rasa ilegal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal