Dibombardir Amerika Serikat, Venezuela Desak Pertemuan Darurat Dewan Keamanan PBB

Anton Suhartono
Menlu Venezuela Yvan Gil (foto: AP)

KARAKAS, iNews.id - Venezuela meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB menyusul serangan militer Amerika Serikat (AS) ke ibu kota Karakas, Sabtu (3/1/2026). Militer AS bukan hanya menyerang Venezuela, tapi juga menangkap Presiden Nicolas Maduro bersama Ibu Negara.

"Sebagai tanggapan atas agresi kriminal oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap tanah air kami, kami secara resmi telah meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Venezuela Yvan Gil di Telegram, seraya melampirkan surat permintaan yang diajukan oleh Duta Besar Venezuela untuk PBB, Samuel Moncada.

AS melancarkan serangan besar-besaran ke Karakas pada Sabtu dini hari waktu setempat.

Ledakan keras mengguncang kota tersebut, membangunkan warga yang sedang terlelap.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prabowo Diundang Rapat Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS, bakal Hadir?

Internasional
20 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal