Diam-Diam, Amerika dan Iran Jalin Komunikasi soal Demo Rusuh dan Nuklir

Anton Suhartono
Amerika Serikat dan Iran dipastikan menjalin komunikasi, meski kedua negara sedang berseteru (Foto: Anadolu)

Dia optimistis ada hal-hal yang bisa disepakati dengan Iran.

"Jika kita tidak bisa mencapai konsensus, saya rasa itu bukan hari yang baik bagi negara itu atau bagi dunia pada umumnya. Jadi mudah-mudahan kita bisa mencapai konsensus," kata Witkoff.

Trump pekan lalu dilaporkan membatalkan serangan ke Iran menyusul demonstrasi anti-pemerintah rusuh di negara itu yang menewaskan ribuan orang. Bahkan Trump mengancam akan membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei jika tindakan represif terhadap demonstran tak dihentikan.

Namun kemudian Trump melunakkan retorikanya dengan mengatakan, pasukan keamanan Iran berhenti membunuh serta membatalkan eksekusi mati demonstran.

Iran menuduh AS dan Israel berada di balik demonstrasi rusuh dengan mempersenjatai mereka untuk membuat rusuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal