Di Tengah Sanksi AS, Iran Berjuang Dapatkan Pasokan Obat dan Makanan

Nathania Riris Michico
Warga Iran berjalan di pusat Kota Teheran. (foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Seorang pejabat PBB mengatakan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran memperburuk situasi hak asasi manusia yang sudah buruk di negara itu. Kini masyarakat kesulitan mencari pekerjaan dan dalam kondisi kekurangan.

Ketika berbicara kepada komite PBB di New York pada Rabu (23/11/2019), Javaid Rehman, pelapor khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di Iran, mengatakan bahwa sanksi AS menimbulkan kekacauan pada kehidupan rakyat Iran.

"Selama setahun terakhir, sejumlah faktor yang menekan berdampak negatif terhadap situasi hak asasi manusia secara keseluruhan di Republik Islam Iran," kata Rehman, seperti dilaporkan Anadolu, Kamis (24/10/2019).

Dia mengatakan situasi ekonomi di Iran terus menurun dan diperburuk oleh dampak sanksi dengan konsekuensi serius bagi realisasi hak-hak ekonomi dan sosial.

Rehman mengungkapkan, penerapan kembali sanksi AS mencekik ekonomi Iran, membuat negara itu kesulitan mengakses pasokan medis yang sangat dibutuhkan dan memperburuk tingkat pengangguran yang sebelumnya sudah tinggi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal