Dubes Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menyamakan aksi militer Israel di Lebanon dengan situasi di Gaza. Dia menegaskan Lebanon sedang mengalami pengulangan yang hampir sama dari skenario pembersihan Jalur Gaza melalui pembentukan kendali pendudukan skala besar dan pengusiran paksa penduduk setempat.
Nebenzia mendesak penarikan segera pasukan Israel seraya memperingatkan tindakannya hanya merusak gencatan senjata.
Dia mengaitkan krisis Lebanon dengan ketegangan di kawasan lebih luas.
"Memburuknya situasi di Lebanon merupakan akibat langsung dari agresi tidak beralasan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran," ujarnya.
Selanjutnya, Dubes China untuk PBB, Fu Cong, mengatakan pasukan Israel telah menyeberangi Sungai Litani dan menduduki Kastil Balfour. Dia menyebut tindakan itu sebagai penyerbuan militer Israel terdalam di Lebanon sejak lebih dari 20 tahun.
Rencana Israel untuk memperluas operasi darat lebih lanjut sangat mengkhawatirkan masyarakat internasional.