Deretan Perusahaan Militer Swasta Rusia dan AS, Ada yang Dapat Misi Buru Osama bin Laden

Tika Vidya Utami
Perusahaan militer swasta tumbuh subur seiring maraknya konflik di dunia (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan militer swasta tumbuh subur seiring maraknya konflik di dunia. Jasa perusahaan tersebut sangat dibutuhkan, dari mulai menyediakan tentara bayaran, penyewaan peralatan militer, pengamanan, hingga melatih tentara lokal.

Para pakar sepakat, perusahaan militer swasta memainkan peran dalam konflik maupun perang lokal. Jasa mereka sudah digunakan dalam konflik di Timur Tengah, Afrika, dan Eropa termasuk perang yang saat ini pecah di Ukraina.

Dua negara yakni Rusia dan Amerika Serikat (AS) memiliki perusahaan militer swasta atau kontraktor pertahanan. Klien mereka bukan hanya perorangan atau entitas, tapi juga pemerintah.

Berikut daftar perusahaan militer swasta Rusia dan AS:

Rusia

1. Wagner Group

Wagner Group adalah perusahaan militer swasta Rusia. Perusahaan ini didirikan Yevgeny Prigozhin. Prigozhin diketahui memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Operasi pertama yang dilakukan Wagner Group adalah membantu Rusia dalam mencaplok Semenanjung Krimea dari Ukraina pada 2014. Meski awalnya Wagner Group dirahasiakan, sejak invasi Rusia ke Ukraina, perusahaan ini aktif dalam konflik tersebut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal