Demonstrasi Tak Kunjung Berakhir, Hong Kong Airlines Tak Bisa Bayar Gaji Karyawan

Nathania Riris Michico
Pesawat Hong Kong Airlines. (FOTO: Reuters)

"Tetapi pengaturan gaji ini tidak mempengaruhi operasi sehari-hari kami."

Hong Kong Airlines dimiliki oleh HNA Group, perusahaan konglomerat China. Awal tahun ini, perusahaan itu menurunkan harga untuk maskapai berbiaya rendah lainnya -HK Express- untuk menyaingi Cathay Pacific dan juga memangkas beberapa operasi.

Pada awal November, Biro Transportasi dan Perumahan Hong Kong memerintahkan maskapai itu mengambil langkah lebih lanjut untuk memperbaiki situasi keuangannya.

Industri pariwisata di Hong Kong hancur akibat enam bulan protes pro-demokrasi yang semakin keras. Kedatangan turis turun drastis.

Cathay juga mengalami masa krisis wisatawan, dan diperburuk karena dihukum oleh regulator Tiongkok karena beberapa stafnya menyuarakan dukungan atas protes pro-demokrasi.

Singapore Airlines, China Eastern, dan Virgin Australia semuanya memutus rute penerbangan ke Hong Kong tahun ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

57 tahun lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal