Demonstrasi di Iran Tak Terkendali, Masjid-Masjid Dibakar

Anton Suhartono
Demonstrasi di Iran tak hanya menewaskan ratusan orang, tapi juga menghancurkan masjid (Foto: BBC)

Rekaman dari fasilitas forensik Kahrizak, Provinsi Teheran, menunjukkan warga berdesakan mencari anggota keluarga mereka di antara ratusan jenazah. Media pemerintah mengklaim sebagian besar korban adalah warga biasa yang terbawa arus kerusuhan, bahkan disebut ada korban yang justru pro-pemerintah.

Otoritas Iran menegaskan demonstrasi mulai mereda setelah pemadaman internet nasional dan pengerahan besar-besaran pasukan keamanan. Jaksa Agung Iran memperingatkan, para pelaku kerusuhan dapat dijatuhi hukuman mati.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik upaya menabur kekacauan di negaranya. Dia menyerukan masyarakat untuk menjauh dari perusuh dan teroris, sembari menjanjikan penguatan ekonomi guna meredam kemarahan publik.

Pemerintah Iran juga menetapkan masa berkabung nasional selama 3 hari untuk mengenang para korban, di tengah kekhawatiran dunia internasional atas eskalasi kekerasan yang kian mengancam stabilitas negara tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
27 menit lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
5 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Buletin
11 jam lalu

Hector Souto Yakin Timnas Futsal Indonesia Siap Hadapi Iran di Final Piala Asia

Internasional
24 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal