Demo Terbesar, Ratusan Ribu Warga AS Tolak Kebijakan Trump dan Elon Musk

Anton Suhartono
Demonstrasi besar-besaran menentang kebijakan Donald Trump dan Elon Musk pecah di penjuru AS, Sabtu (5/4) (Foto: AP)

Demonstrasi tersebut digelar oleh gerakan 50501, merujuk pada tujuannya yakni 50 demonstrasi, 50 negara bagian, 1 gerakan".

"Jika kita tidak melawan sekarang, tidak akan ada yang tersisa untuk diselamatkan," demikian isi seruan kelompok 50501.

Selain masalah tarif, massa juga memprotes kebijakan pemerintahan Trump lainnya, termasuk soal jaminan sosial, Medicare, isu pendidikan, serta hubungan dengan negara-negara sekutu AS yang dirusak.

"Jangan ikut campur dalam urusan Ukraina, Sudan, Palestina, DRC, dan Haiti," bunyi tulisan pada spanduk.

Seorang demonstran di Washington DC, Jamie Raskin, dalam orasinya menyerukan kepada pemerintahan Trump untuk tidak ikut campur dalam urusan negara lain. Dia menyoroti rencana Trump untuk merebut Kanada, Greenland, dan Panama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal