Demo Penangkapan Capres Oposisi Berujung Ricuh, Polisi Tembak Mati Pengunjuk Rasa

Arif Budiwinarto
Demonstran pendukung capres Bobi Wine melakukan aksi pembakaran dalam demo yang berlangsung di kota Kampala, Uganda. (foto: AFP)

Bobi--yang pernah menjadi bintang pop sebelum duduk di parlemen--merupakan lawan politik utama Presiden Yoweri Museveni dalam Pilpres Uganda 2021.

"Bobi Wine terus menerus melanggar pedoman pemilu tentang Covid-19, mengadakan rapat umum, prosesi, dan menjamu lebih dari 200 orang yang direkomendasi per tempat kampanye," kata Kafeero.

"Sebagai penegak hukum, kami tidak bisa berdiri dan menonton saat para politisi mempertaruhkan nyawa warga Uganda dengan mendorong prosesi dan demonstrasi besar-besaran, yang memicu transimisi Covid-19," lanjutnya.

Polisi juga menangkap capres oposisi lainnya, Patrick Oboi Amuriat, karena diduga mengorganisir unjuk rasa tidak sah di kota Gulu di utara Uganda.

Kepala Polisi Uganda, Martin Okoth Ochola, telah memperingatkan pada demonstran bahwa petugas telah diizinkan melakukan pendekatan represif untuk menjaga integritas pemilu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Momen Polisi Bagikan Air Mineral hingga Roti ke Massa Demo Ojol di Jakpus

Internasional
4 hari lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Internasional
5 hari lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

Internasional
18 hari lalu

Met Gala 2026 Tetap Digelar Mewah walau White House Mencekam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal