Demi Caplok Gaza, Israel Rela Korbankan Nyawa Sandera Warganya

Anton Suhartono
Israel tetap akan menyerang Kota Gaza meski mengorbankan nyawa sandera di Gaza (Foto: AP)

Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir secara resmi menyetujui operasi pendudukan Gaza dalam pertemuan militer.  Pertemuan tersebut juga dihadiri Nitzan Alon, pejabat militer IDF yang bertanggung jawab terhadap urusan sandera Israel. Kehadiran Alon menegaskan bahwa militer sadar risiko besar terhadap keselamatan para sandera, namun tetap memilih melanjutkan invasi.

Rencana pendudukan Kota Gaza mencakup evakuasi paksa hampir 1 juta warga sipil ke wilayah selatan selama 2 pekan. Setelahnya, pasukan Israel akan menggempur Kota Gaza dengan serangan udara, artileri, kemudian masuk secara bertahap ke jantung kota.

Meski Israel mengklaim warga sipil akan dipindahkan ke “zona aman” di Gaza Selatan, pengalaman sebelumnya membuktikan tenda pengungsian pun tak luput dari serangan. Banyak perempuan dan anak-anak menjadi korban dengan dalih operasi terhadap pejuang Hamas.

PBB memperingatkan bahwa langkah Israel itu berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza. “Tidak ada tempat yang benar-benar aman di sana, termasuk Gaza Selatan,” ujar juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang

57 tahun lalu

Trump Marahi Netanyahu! Serangan Israel di Lebanon Ancam Diplomasi AS-Iran

57 tahun lalu

Acuhkan Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Israel Terus Bombardir Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal