Data Pribadi Semua Polisi Bocor di Internet, Komandan Minta Maaf

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kebocoran data pribadi di internet. (Foto: Istimewa)

BELFAST, iNews.id – Kepolisian Irlandia Utara (PSNI) meminta maaf atas bocornya data pribadi semua aparatnya, sehingga dapat diakses secara bebas di internet selama tiga jam. Kebocoran data tersebut telah mencoreng wajah institusi penegak hukum itu.

“Saya benar-benar meminta maaf kepada para petugas. (Insiden) ini tidak dapat diterima. Dalam hal keamanan untuk individu, saat ini tidak ditemukan sesuatu yang menunjukkan adanya masalah keamanan yang bersifat mendesak,” kata Asisten Kepala Polisi PSNI, Chris Todd, pada konferensi pers Selasa (8/8/2023) malam waktu setempat.

Dia menjelaskan, kebocoran data itu disebabkan oleh kesalahan manusia yang sifatnya sepele, namun dapat berakibat fatal. Menurut Todd, nama, pangkat, lokasi kerja, dan data pribadi lainnya dari semua personel polisi dan sipil bocor, kecuali alamat rumah mereka. Namun, data sensitif mereka sempat menjadi konsumsi publik selama sekitar dua setengah hingga tiga jam sebelum akhirnya dihapus.

Kebocoran data itu juga mengungkapkan informasi tentang para polisi yang bertugas di unit kejahatan terorganisasi, para petugas intelijen yang ditempatkan di pelabuhan dan bandara, serta petugas di unit pengawasan. Tak cukup sampai di situ, ada juga informasi tentang hampir 40 staf PSNI yang bertugas di markas MI5 (badan intelijen Inggris) di Kota Holywood, Irlandia Utara.

Sky News melaporkan, para polisi PSNI sering menjadi sasaran kelompok paramiliter pro-republik dalam beberapa tahun terakhir. Tingkat ancaman teroris di Irlandia Utara pun sempat dinaikkan ke level “parah” pada Maret lalu. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
9 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal