Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Anton Suhartono
Amerika Serikat kembali diguncang tragedi kekerasan, kali ini oleh sosok yang ironisnya pernah menjadi sekutu penting dalam operasi militer (Foto: AP)

Pertanyaannya kini: apa yang membuat seorang sekutu berubah menjadi ancaman bersenjata?

Motif Gelap yang Belum Terungkap

Presiden Donald Trump menyebut motif pelaku “belum jelas” namun langsung mengaitkannya dengan terorisme.

“Siapa yang tahu apa motifnya, tapi apa yang dia lakukan sungguh mengerikan,” ujar Trump, saat berbicara dengan pasukan militer dalam momen Thanksgiving. 

Dia menegaskan serangan ini sebagai “ancaman terorisme” dan mengaitkannya dengan efektivitas Garda Nasional dalam menekan angka kriminalitas di Washington DC.

Meski demikian, otoritas penegak hukum belum memastikan apakah aksi Rahmanullah bermuatan ideologi, dendam pribadi, gangguan mental, atau motif lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil

6 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

12 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

13 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal