Selain itu pengemudi juga diharuskan untuk mendaftar Kartu Bahan Bakar Nasional guna membatasi jumlah BBM yang bisa dibeli masyarakat. Kebijakan ini memicu ketidakpuasan di antara sebagian warga yang merasa kuota BBM, 15 liter untuk mobil pribadi dan 5 liter untuk sepeda motor, terlalu rendah.
Mekanisme penjatahan pertama kali diterapkan pada 2022 selama krisis ekonomi terburuk negara itu, menyebabkan kehabisan cadangan devisa dan tidak mampu mengimpor barang-barang penting dan membeli bahan bakar yang cukup.
Hampir 90 persen dari seluruh minyak dan gas yang mengalir melalui Selat Hormuz ditujukan untuk Asia, pengimpor minyak terbesar di dunia.