Dahsyatnya Perang Gaza, 32% Warga Israel Butuh Perawatan Gangguan Jiwa

Anton Suhartono
Dua per tiga warga Israel membutuhkan perawatan kesehatan mental terkait perang di Jalur Gaza (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Polling terbaru mengungkap, dua per tiga warga Israel membutuhkan perawatan kesehatan mental terkait perang di Jalur Gaza.

Survei yang dilakukan Maccabi Healthcare Services, penyedia layanan kesehatan Israel, mengungkap 32 persen responden membutuhkan dukungan psikologis khusus. Ini merupakan angka tertinggi sejak lembaga itu melakukan survei serupa, demikian laporan surat kabar The Times of Israel.

Mereka merasa mengalami gangguan kejiwaan dampak dari perang yang berlangsung lebih dari 2 tahun.

Maccabi Healthcare Services melakukan survei pada akhir 2025, sebulan setelah kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas dicapai. Survei melibatkan lebih dari 1.100 responden berusia antara 20 dan 75 tahun.

Di antara responden personel militer yang bertugas pada tahun lalu, situasinya lebih parah. Sebanyak 39 persen dari mereka membutuhkan dukungan kesehatan mental, 26 persen melaporkan kekhawatiran tentang depresi, dan 48 persen mengalami masalah tidur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Israel Gabung Board of Peace, Ini Reaksi Pemerintah Indonesia

Nasional
4 jam lalu

8.000 Prajurit TNI bakal Dikirim ke Gaza, DPR: Harus Cegah Pembunuhan Warga Sipil

Internasional
5 jam lalu

Khaled Meshal: Hamas Tak Akan Hilang Selama Israel Masih Menjajah Palestina

Internasional
9 jam lalu

Netanyahu Tegaskan Israel Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Saya Sudah Tanda Tangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal