Di banyak daerah, lanjut dia, banjis sudah surut. Namun ancaman belum berakhir, yakni dalam bentuk penyakit menular.
"Kita akan butuh triliunan rupee untuk mengatasi bencana ini," ujarnya.
PBB telah meminta bantuan 160 juta dolar AS untuk membantu para korban banjir Pakistan.
Banyak dari korban yang terdampak banjir berasal dari Sindh, diipcu luapan danau air tawar terbesar di Pakistan itu.
Banjir terjadi setelah Pakistan mencatat rekor curahan hujan dan mencairnya gletser di pegunungan es sebelah utara.
Seorang pejabat tinggi badan pengungsi PBB, UNHCR, memperingatkan, hujan dalam intensitas tinggi masih akan terjadi sampai bulan depan yang bisa membuat situasi semakin memburuk.
Luapan banjir menyapu 1,6 juta rumah, 5.735 km jalur transportasi darat, sekitar 750.000 ekor hewan ternak, dan menggenangi lebih dari 2 juta hektare lahan pertanian.