Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

Anton Suhartono
Iran menegaskan implementasi MoU damai dengan Amerika Serikat menjadi prioritas utama dibanding memulai negosiasi putaran baru (Grafis: iNews.id/AI)

Karena itu, Iran menegaskan belum ada agenda negosiasi dengan AS dalam beberapa hari ke depan. Baghaei membantah laporan mengenai rencana pertemuan dengan delegasi AS di Doha, Qatar.

“Tidak akan ada pertemuan negosiasi dengan pihak Amerika di tingkat apa pun dalam beberapa hari mendatang,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia juga menepis kabar bahwa pengiriman delegasi senior AS ke Qatar berkaitan dengan Iran. Menurut Baghaei, sekalipun delegasi AS berada di Doha, aktivitas mereka tidak memiliki hubungan dengan misi Iran.

Meski demikian, Iran tetap akan mengirim delegasi ke Doha pada akhir pekan ini. Namun, kunjungan tersebut hanya untuk menindaklanjuti implementasi MoU, bukan menggelar perundingan baru dengan Washington.

MoU Islamabad mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Berdasarkan MoU tersebut, Pasal 1 mengatur gencatan senjata dan penghentian operasi militer. Selanjutnya, Pasal 4 membahas front Lebanon serta penarikan pasukan Israel, sedangkan Pasal 5 mengatur navigasi sementara dan koordinasi keamanan di Selat Hormuz.

Sementara itu, Pasal 10 mengatur ekspor minyak Iran dan Pasal 11 mengatur akses Teheran terhadap aset-aset yang selama ini dibekukan. Kedua pasal tersebut menjadi fokus utama implementasi yang kini terus dipantau pemerintah Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal