CNN Gugat Trump untuk Pulihkan Akses Jurnalisnya ke Gedung Putih

Nathania Riris Michico
Jim Acosta, wartawan CNN yang kartu persnya untuk meliput Gedung Putih dicabut. (Foto: AP).

Pemerintahan Trump pekan lalu membekukan kartu pers Acosta yang memberinya akses ke Gedung Putih.

Pembekuan itu terjadi setelah Acosta mempertanyakan pernyataan Trump yang menyebut karavan migran dari Amerika Tengah sebagai suatu “invasi.” Dalam sesi tanya jawab usai pengumuman pemilu paruh waktu, Trump dan Acosta tampak saling 'serang'.

Para pejabat Gedung Putih juga menuduh tangan Acosta menyentuh seorang staf pers Gedung Putih yang berusaha mengambil mikrofon dari wartawan CNN itu dalam interaksi tersebut.

Namun video menunjukkan, Acosta tidak bersikap agresif terhadap staf tersebut dan terus menanyai Trump.

Seperti diberitakan sebelumnya, perdebatan panas dimulai saat wartawan terkemuka itu memegang mikrofon dan 'ngotot' menanyai Trump terkait pandangannya soal imigran Amerika Tengah yang menuju ke perbatasan AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal