Chun Doo Hwan, Mantan Diktator Korsel dan Dalang Pembantaian Gwangju Meninggal Dunia

Ahmad Islamy Jamil
Mantan diktator Korea Selatan, Chun Doo Hwan. (Foto: Reuters)

Dia bergabung dengan militer langsung selepas dari sekolah menengah. Karier Chun terbilang moncer, sehingga dia naik pangkat sampai diangkat menjadi komandan militer pada 1979. Lelaki itu lalu memimpin kudeta pada 12 Desember di tahun yang sama.

Delapan tahun pemerintahan Chun di sebagai presiden Korsel ditandai dengan kebrutalan dan represi politik. Namun, kekuasaannya juga membawa kemakmuran ekonomi bagi negara Asia Timur itu.

Chun mengundurkan diri dari jabatannya di tengah gerakan protes nasional yang dipimpin mahasiswa pada 1987. Kala itu, para demonstran menuntut sistem pemilihan umum langsung untuk menentukan pemimpin Korsel.

Pada 1995, dia didakwa dengan pemberontakan, pengkhianatan, dan ditangkap setelah menolak untuk hadir di kantor kejaksaan dan melarikan diri ke kampung halamannya.

Ribuan mahasiswa Korsel diyakini telah tewas di Gwangju, menurut kesaksian para penyintas tragedi itu, mantan perwira militer, dan aparat penegak hukum Korsel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal