China Tutup Sekolah-Sekolah di Beijing karena Covid, Siswa Disuruh Belajar Online Lagi

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh atau belajar online. (Foto: Ist.)

Pasar saham Asia dan harga minyak tergelincir pada Senin ini karena investor khawatir tentang kejatuhan ekonomi dari situasi Covid yang semakin intensif di China.

Gelombang wabah terbaru saat ini menguji komitmen China untuk tetap berpegang pada penyesuaian yang telah dibuatnya pada kebijakan nol Covid (zero-Covid). Beberapa kota di China mulai menghentikan pengujian rutin Covid-19 komunitas minggu lalu, termasuk kota utara Shijiazhuang. 

Akan tetapi pada Minggu malam, Pemerintah Shijiazhuang nyatanya mengumumkan akan melakukan pengujian massal di enam dari delapan distriknya selama lima hari ke depan, setelah kasus lokal harian baru mencapai 641 kasus. Otoritas setempat pun memerintahkan beberapa sekolah untuk menangguhkan pengajaran tatap muka.

Pada hari yang sama, Ibu Kota Beijing melaporkan 962 infeksi baru, naik dari 621 kasus sehari sebelumnya. Pemerintah Distrik Chaoyang yang luas, rumah bagi 3,5 juta orang, mendesak warga untuk tinggal di rumah, dengan belajar online. Beberapa sekolah di Haidian, Dongcheng, dan Xicheng juga menghentikan pengajaran tatap muka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal