China Tolak Kutuk Serangan Iran ke Israel, Sebut Teheran Hanya Membela Diri

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi. (Foto: Reuters)

“China telah memperhatikan pernyataan Iran bahwa tindakan yang diambilnya terbatas dan merupakan tindakan membela diri dalam menanggapi serangan terhadap konsulat Iran di Suriah,” ujar diplomat top Beijing itu lagi.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah meninggalkan kebijakan non-intervensinya dalam urusan luar negeri. Beijing kini berusaha untuk lebih memposisikan diri sebagai kekuatan perantara dalam negosiasi konflik di Timur Tengah.

Tahun lalu, China merundingkan pemulihan hubungan antara Iran dan Arab Saudi. Sejumlah pengamat menilai peran China tersebut sebagai langkah diplomatik yang berani.

Para analis percaya bahwa salah satu kepentingan utama China di kawasan ini adalah melemahkan pengaruh AS. Apalagi, Beijing kerap mengkritik operasi militer sekutu AS, Israel, di Gaza. Sebaliknya, China juga menjalin hubungan yang lebih dekat dengan musuh besar AS di Timur Tengah, yaitu Iran.

China juga tercatat sebagai pelanggan utama minyak Iran. Tahun lalu, Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa dia ingin memperdalam hubungan dengan Iran setelah bertemu dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi di Beijing.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal