China Setop Impor Daging dari Amerika dan Eropa, Ini Alasannya

Antara
Ilustrasi daging sapi. (Foto: AFP)

Data Asosiasi Perdagingan China (CMA) menunjukkan, China mengimpor sekitar 6,18 juta ton daging pada tahun lalu, mayoritas berasal dari Brasil, Spanyol, Jerman, dan Amerika Serikat. Pada awal Juni diperkirakan 2.399 karyawan dari 24 unit rumah pemotongan hewan yang tersebar di 18 kota di wilayah selatan Brazil terinfeksi Covid-19.

Sebelumnya di Belanda, sebanyak 147 orang didiagnosis terinfeksi Covid-19 di pabrik pengolahan daging babi yang berlokasi dekat perbatasan dengan Jerman, demikian laporan Reuters.

Pada 23 Juni, otoritas Inggris dan Brasil menginformasikan kepada GAC bahwa dua perusahaan pengolahan daging babi dan daging sapi menghentikan seluruh kegiatan ekspornya ke China. Keputusan itu menyusul munculnya kasus positif Covid-19 terjadi di lingkungan karyawan mereka.

China juga menghentikan impor dari Tyson Foods, salah satu perusahaan pengolahan daging terbesar di AS, pada 21 Juni setelah munculnya klaster Covid-19 di lingkungan pabrik tersebut. Pada pertengahan Juni, Beijing mendapati klaster baru wabah Covid-19 di Pasar Induk Xinfadi, terutama di lapak dagang produk perikanan dan daging.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
16 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

16 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

20 jam lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

1 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal