China Sebut AUKUS Dapat Picu Perlombaan Senjata di Kawasan Asia Pasifik

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id – Aliansi keamanan trilateral AUKUS yang terbentuk antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat dianggap dapat memicu perlombaan senjata di kawasan Asia Pasifik. Aliansi tersebut juga dinilai merusak rezim nonproliferasi nuklir dan mengancam stabilitas regional. 

“Meskipun disebut ‘kemitraan keamanan trilateral’, AUKUS pada dasarnya adalah tentang memicu konfrontasi militer melalui kolaborasi militer,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, di Beijing, Rabu (1/2/2023).
 
Menurut dia, pembentukan AUKUS tampaknya didorong oleh pemikiran Perang Dingin yang menghantui kalangan elite politik Barat. Perang Dingin adalah periode ketika Blok Barat yang dipimpin AS terlibat persaingan militer dan perlombaan senjata dengan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet pasca-Perang Dunia II hingga 1991.

“Ini menciptakan risiko proliferasi nuklir tambahan, memperburuk perlombaan senjata di Asia Pasifik, dan merusak perdamaian regional dan stabilitas. China sangat prihatin dan dengan tegas menentangnya,” ujar Mao.

Dia menuturkan, China percaya bahwa kerja sama regional apa pun seharusnya hanya didasarkan pada aspirasi perdamaian dan pembangunan. Kerja sama di kawasan tidak boleh dimaksudkan untuk pada menghambat negara lain.

“Kami mendesak AS, Inggris, dan Australia untuk meninggalkan pola pikir Perang Dingin dan kalah-menang mereka. Mereka seharusnya menghormati kewajiban internasional mereka, dan bertindak demi perdamaian dan stabilitas kawasan,” ucap Mao.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Nasional
4 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
5 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal