China ke NATO soal Krisis Ukraina: Lebih Baik Introspeksi Diri daripada Salahkan Orang Lain

Ahmad Islamy Jamil
Serangan rudal meluluhlantakkan kota-kota Ukraina sejak dimulainya agresi militer Rusia di Ukraina pada Februari 2024. (Foto: Reuters)

Amerika Serikat telah lama mencurigai bahwa perusahaan-perusahaan China memberikan dukungan militer kepada Rusia. Namun, tudingan itu dibantah oleh Moskow dan Beijing.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, lewat Deklarasi KTT Washington, aliansinya mengirimkan pesan yang kuat kepada Beijing tentang kerja sama China dengan Rusia.

"Deklarasi yang kami sepakati hari ini adalah pesan terkuat yang pernah dikirimkan sekutu NATO mengenai kontribusi China dalam perang ilegal Rusia melawan Ukraina, sehingga hal itu sendiri merupakan pesan yang kuat," kata Stoltenberg saat konferensi pers di akhir hari pertama KTT NATO.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Kabar Duka, Aktor Dracin Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal