Dia juga mendesak warga AS, baik dari kubu Partai Demokrat dan Republik, mengecam sanksi tersebut.
"Warga AS dari kedua pihak harus mengecam langkah yang tidak produktif dan sinis ini. Presiden Biden berharap dapat bekerja dengan para pemimpin dari kedua partai untuk membawa AS mengalahkan China," kata Horne, dikutip dari Reuters, Kamis (21/1/2021).
Menlu AS pilihan Biden, Antony Blinken, setuju dengan penilaian Pompeo soal muslim Uighur.
Dalam sidang di Senat sehari sebelum pelantikan Biden, Blinken mengatakan, tidak diragukan lagi China merupakan tantangan paling signifikan bagi AS dan negara lain. Dia yakin ada dasar sangat kuat untuk membangun kebijakan bipartisan melawan China, termasuk soal isu muslim Uighur.
Kemlu China, saat menjatuhkan sanksi, menyatakan, Pompeo dan pejabat AS lainnya merencanakan, mempromosikan, dan menerapkan langkah-langkah yang mengganggu kepentingan dalam negeri China.
"Melarang mantan pejabat dan anggota keluarga dekat memasuki China serta membatasi perusahaan yang terkait dengan mereka untuk melakukan bisnis," bunyi pernyataan.