Xiao mengaku tersinggung ketika ditanya tentang duta besar Jepang untuk Australia, yang mengatakan kepada surat kabar The Australian bahwa ada kebutuhan untuk tetap waspada terhadap China.
China memberlakukan tarif pada ekspor utama Australia seperti jelai dan anggur pada puncak perselisihan pada 2020. Beijing pun secara tidak resmi menghentikan impor batu bara Australia.
Pada satu kesempatan, para menteri China bahkan menolak untuk menerima telepon dari rekan-rekan mereka di Australia.
Pemerintah Australia sebelumnya di bawah kepemimpinan PM Scott Morrison membuat murka China dengan berulang kali mempertanyakan catatan HAM Beijing. Canberra pada waktu itu bahkan juga mendorong penyelidikan independen tentang asal-usul wabah Covid-19 di China.
Xiao mengakui bahwa hubungan dagang kedua negara telah terganggu dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, dia berharap perdagangan itu akan kembali normal.