China Dituding Mata-matai AS dari Kuba, Bangun Fasilitas Intelijen pada 2019

Ahmad Islamy Jamil
China dituding memata-matai AS dari Kuba, dengan membangun fasilitas penyadapan di lokasi yang berjarak hanya 160 km dari Florida (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)

Seorang pejabat di Kedutaan China di Washington DC menuduh AS telah menyebarkan desas-desus dan fitnah tentang pembangunan stasiun mata-mata Beijing di Kuba. Menurut dia, AS justru menjadi “raja yang paling kuat di dunia” dalam hal penyadapan atau kegiatan spionase.

Pemerintah Kuba tidak segera menanggapi permintaan komentar wartawan terkait isu tersebut. Namun, pada Kamis lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Kuba, Carlos Fernandez de Cossio, menolak laporan WSJ. Dia menyebut pemberitaan oleh media AS itu sebagai kebohongan dan rekayasa semata. 

De Cossio menegaskan, Kuba menolak semua kehadiran militer asing di Amerika Latin dan Karibia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal