China Bantah Menahan 1 Juta Muslim Etnis Uighur

Nathania Riris Michico
Pemerintah China membantah menahan 1 juta muslim etnis Uighur di Xinjiang. (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China membantah laporan soal penahanan 1 juta muslim etnis Uighur di Xinjiang. Namun pemerintah mengaku mengirim sejumlah orang ke pusat-pusat pendidikan.

Pemerintah China mengklaim warga Uighur menikmati hak-hak yang setara. Namun mereka yang dianggap ekstremis harus menjalani program pendidikan kembali.

"Warga Xinjiang, termasuk orang Uighur, menikmati kebebasan dan hak yang setara. Anggapan 1 juta orang Uighur ditahan, sepenuhnya tidak benar," kata pejabat Partai Komunis China, Hu Lianhe, seperti dilaporkan BBC, Selasa (14/8/2018).

Pengakuan Hu itu disampaikan dalam pertemuan PBB di Jenewa. Pertemuan bertujuan menanggapi kecemasan bahwa kawasan Xinjiang menjadi kamp tahanan besar-besaran.

"Mereka yang tertipu oleh ekstremisme agama harus dibantu dengan pemindahan tempat tinggal dan pemberian pendidikan kembali," kata dia, menambahkan.

Sejak beberapa tahun terakhir, sering terjadi kekerasan di Xinjiang yang ditangani melalui tindakan keras oleh pemerintah. China menuduh militan Islam dan sparatis sebagai berada di balik berbagai kekerasan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

1 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

1 hari lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

2 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal