China Balas Tarif Resiprokal AS, Trump: Mereka Panik!

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut China panik karena membalas penerapan tarif impor untuk produk AS (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merespons pembalasan China terkait penerapan tarif impor yang diumumkannya pada Rabu lalu. Trump mengenakan tarif masuk untuk produk dari China sebesar 34 persen.

Trump mengatakan tindakan pembalasan China itu salah dan menunjukkan kepanikan.

"China melakukan kesalahan. Mereka panik. Satu hal yang tidak seharusnya mereka lakukan," kata Trump, dalam pernyataan di akun media sosial Truth Social, dikutip Sabtu (5/4/2025).

Komisi Tarif Bea Cukai, Dewan Negara China, pada Jumat kemarin mengumumkan pembalasan atas penerapan tarif resiprokal Trump. China juga menerapkan tarif dengan besaran yang sama, yakni 34 persen, terhadap semua barang impor dari AS, berlaku mulai 10 April.

Menurut Komisi, tarif resiprokal AS merupakan bentuk intimidasi sepihak serta melanggar aturan perdagangan internasional. Keputusan Trump itu merugikan hak serta kepentingan China.

Selain itu China juga mengumumkan pembatasan atas ekspor mineral langka kategori sedang dan berat ke AS, termasuk samarium, gadolinium, terbium, disprosium, lutetium, skandium, dan itrium.

Belum cukup, China juga menambahkan 11 entitas dalam daftar entitas yang "tidak dapat diandalkan. Status itu memberi peluang bagi China untuk mengambil tindakan hukuman terhadap entitas asing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
30 menit lalu

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Internasional
6 jam lalu

Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran

Nasional
11 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Internasional
13 jam lalu

AS Batal Serang Iran, Delegasi 2 Negara Dilaporkan Bertemu di Turki Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal