China Akui Kembangkan Senjata Nuklir, Diklaim Hanya untuk Pertahanan Diri

Muhammad Fida Ul Haq
China menolak laporan AS tentang laju program senjata nuklirnya. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menyebut nuklirChina sedang berkembang jauh lebih cepat daripada perkiraan. China diprediksi akan memiliki lebih dari 1.000 hulu ledak nuklir pada tahun 2030.

Melansir dari Arab News, Sabtu (21/10/2023), Beijing menekankan program nuklirnya hanya ditujukan untuk pertahanan diri.

"Tegas strategi nuklir pertahanan diri," kata Jubir Kemenlu China Mao Ning.

Mao Ning menyebut nuklir di China dikelola dalam tingkat minimum. Dia mengklaim China tidak terlibat dalam perlombaan pengembangan nuklir dengan negara lain.

"Kami selalu menjaga kekuatan nuklir kami pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional," katanya.

Mao Ning menyebut tidak ada negara yang akan terancam oleh senjata nuklir China.

Sementara itu, AS saat ini memiliki sekitar 3.700 hulu ledak nuklir. Lebih sedikit dari jumlah Rusia yang memiliki sekitar 4.500. Data itu berasal dari Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm.

Dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, China telah memulai upaya modernisasi militer besar-besaran yang mencakup peningkatan senjata nuklirnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal