Cerita Presiden Kolombia Petro Ditelepon Trump lalu Diancam Akan Diserang

Anton Suhartono
Gustavo Petro mengungkap hasil pembicaraan telepon dengan Donald Trump, diancam akan diserang (Foto: AP)

BOGOTA, iNews.id - Presiden KolombiaGustavo Petro mengungkap hasil pembicaraan telepon dengan mitranya dari Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dalam satu pernyataan, Trump mengancam Petro bahwa AS akan menyerang Kolombia.

Menurut Petro, Trump secara terang-terangan mengatakan militer AS bisa melakukan serangan skala penuh ke Kolombia. Percakapan telepon itu tampaknya berlangsung sebelum operasi militer AS ke Venezuela disertai dengan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

"Trump mengatakan kepada saya dalam percakapan telepon itu, dia sedang berpikir untuk melakukan hal-hal buruk di Kolombia. Pesannya adalah bahwa mereka sudah mempersiapkan sesuatu, merencanakannya, sebuah operasi militer," kata Petro, dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol, El Pais, seperti dikutip Jumat (9/1/2026).

Setelah serangan AS terhadap Venezuela, Petro mengatakan semakin khawatir akan bernasib seperti Maduro.

"Atau presiden lainnya di dunia," ujarnya, menjelaskan Trump bisa saja menangkap presiden lain yang tidak disukainya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal