Cerita Pembebasan WNI Samsul Saguni yang Diculik Kelompok Abu Sayyaf

Anton Suhartono
Samsul Saguni (kanan) bersama Brigjen Ariel Felicidario, Komandan Gugus Tugas Bersama Basilan (Foto: Komando Mindanao Barat)

MANILA, iNews.id - Pasukan keamanan Filipina membebaskan pria Indonesia, Samsul Saguni, yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf, Selasa (15/1/2019) sore.

Video Samsul meminta pertolongan sambil menangis di dalam lubang tanah dikelilingi pria bersenjata sempat menjadi viral. Nelayan berusia 40 tahun itu diculik di perairan Semporna, Sabah, Malaysia, pada 11 September 2018 bersama temannya, Usman Yusuf (35). Namun Yusuf berhasil kabur.

Para penculik membawa mereka ke Provinsi Jolo, basis kekuatan kelompok Abu Sayyaf. Namun Usman berhasil melarikan diri pada 6 Desember lalu diselamatkan personel Angkatan Laut Filipina.

Komando Militer Mindanao Barat menyatakan, pembebasan Samsul tak lepas dari peran mantan Gubernur Jolo Abdul Sukur Tan dan tentara Batalion Infantri ke-41 Angkatan Darat Filipina.

Samsul lalu dibawa ke rumah Abdul Sukur di Kota Maimbung sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Setelah itu, dia diserahkan ke Komandan Batalion Infantri ke-41 Letkol Alaric Avelino. Di sama Samsul dimintai keterangan dan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 hari lalu

Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang

Internasional
21 hari lalu

Gunung Sampah di TPA Longsor, Korban Tewas Jadi 35 Orang

Internasional
28 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Internasional
30 hari lalu

Gunungan Sampah Longsor di Filipina, 2 Orang Tewas 36 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal