Cerita Kru Global Sumud Flotilla Ramai-Ramai Buang Ponsel ke Laut saat Dicegat Kapal Perang Israel

Anton Suhartono
Suasana tegang di kapal Alma, salah satu armada Global Sumud Flotilla, saat didekati kapal Israel hanya sekitar 2 meter (Foto: GSF via AP)

ANKARA, iNews.id - Suasana tegang mewarnai pelayaran kapal Alma, salah satu armada Global Sumud Flotilla (GSF), ketika sebuah kapal perang Israel mendekat hingga jarak hanya sekitar 2 meter, Rabu (1/10/2025) pagi. Dalam kondisi kritis itu, para kru dan penumpang kapal Alma serentak membuang ponsel mereka ke laut, mengikuti protokol keamanan yang sudah ditetapkan.

Langkah drastis ini dilakukan setelah sistem komunikasi dan mesin kapal Alma terganggu akibat intervensi elektronik dari kapal perang Israel. Seorang jurnalis Al Jazeera yang berada di kapal tersebut mengisahkan, seluruh perangkat komunikasi berpotensi diretas atau dipantau oleh militer Israel, sehingga ponsel harus segera dimusnahkan.

Taktik Bertahan di Tengah Tekanan

Meski sempat hilang kontak selama beberapa menit, Alma akhirnya bisa melanjutkan pelayaran ke Gaza. Kapal perang Israel yang gagal melumpuhkan mereka akhirnya mundur dari lokasi.

Wael Naouar, juru bicara GSF cabang Maroko, menjelaskan bahwa tak hanya Alma, kapal Sirius yang berada di barisan terdepan juga menjadi target pencegatan Israel. Namun, berkat manuver kolektif armada GSF, kedua kapal itu berhasil lolos.

“Kapal Zionis (Israel) hari ini mencegat Alma, kemudian mengincar Sirius, tapi kami berhasil mengalihkan fokus mereka. Semua kapal kembali ke jalurnya,” kata Naouar, melalui pernyataan di Facebook.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
3 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
6 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
9 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal