Catalonia Ngotot Pisah dari Spanyol

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

Para pendukung kemerdekaan Catalanonia menyebut bahwa apa yang dihasilkan wilayahnya tidak sebanding dengan yang mereka dapat dari Pemerintah Spanyol. Hal ini yang mendorong Puigdemont untuk melakukan referendum.

Dorongan untuk merdeka menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan demokasi dan pemerintahan yang demokratis di wilayah tersebut.

Pengamat sejarah Spanyol dari Universitas California Pamela Radcliff, seperti dikutip dari Fox News, menilai konflik Spanyol dan Catalonia sebenarnya bermuara pada perbedaan visi mengenai memperjuangkan demokrasi.

Deputi Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz menuding Carles telah menjerumuskan warganya pada ketidakjelasan.

Rajoy menegaskan referendum itu tidak sah serta menuding upaya pemisahan diri ini merupakan bagian dari pemaksaan sang pemimpin kepada warganya yang sebenarnya tidak menginginkan pemisahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AC Milan Pantau Bek Gratisan Barcelona, Gaji Rp95 Miliar Jadi Hambatan

57 tahun lalu

LaLiga Kirim Banyak Bintang ke Piala Dunia 2026, Barcelona Paling Mengerikan

57 tahun lalu

Bayern Munchen Siap Tebus Marcus Rashford dari MU, Gaji Fantastis Jadi Penghalang

57 tahun lalu

Barcelona Diam-Diam Siapkan Suksesor Hansi Flick, Kirim Utusan ke Italia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal