Carlos Ghosn Buka Suara, Sebut Penangkapannya seperti Serangan Jepang ke Pearl Harbour

Anton Suhartono
Carlos Ghosn (Foto: AFP)

"Saya tidak menyangka sama sekali, apa Anda melihat peristiwa Pearl Harbour terjadi (di sini)?"

Sementara itu jaksa penuntut Jepang membantah klaim Ghosn dengan menyebutnya sebagai pernyataan yang salah besar.

"Tuduhan Ghosn sepenuhnya mengabaikan perilakunya sendiri. Kecaman sepihak terhadap sistem peradilan Jepang sungguh tidak dapat diterima," kata kantor kejaksaan Tokyo, dalam pernyataan.

Bos perusahaan otomotif aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi itu selama bertahun-tahun dihormati di Jepang karena berhasil membalikkan kondisi perusahaan Nissan yang sakit.

Pada Rabu malam, jaksa penuntut Lebanon memanggil pria yang memiliki tiga kewarganegaraan, yakni Brasil, Lebanon, dan Prancis, itu untuk dimintai keterangan pada Kamis, terkait dengan Red Notice yang dikeluarkan Interpol.

Pria 65 tahun itu juga akan dimintai keterangan terkait laporan pengacara Lebanon soal perjalanannya ke Israel saat masih menjadi bos Renault-Nissan. Lebanon secara teknis masih berstatus perang dengan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa

57 tahun lalu

4 Tentara Zionis Tewas, Menteri Radikal Israel Serukan Bakar Seluruh Lebanon

57 tahun lalu

Jennifer Coppen dan Justin Hubner Gercep Bulan Madu ke Jepang, Kamari Tak Diajak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal