Cara Kerja Senjata Termobarik yang Digunakan Rusia Bombardir Ukraina, Apakah Langgar Hukum?

Tika Vidya Utami
Cara kerja senjata termobarik yang digunakan Rusia menyerang Ukraina (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Cara kerja senjatatermobarik menarik untuk diketahui. Senjata ini sempat menjadi perbincangan hangat karena digunakan pasukan Rusia dalam menyerang Ukraina.

Penggunaan senjata termobarik sebenarnya dilarang oleh beberapa organisasi internasional karena dampaknya yang menyiksa. Senjata ini bisa ditembakkan dari peluncur roket maupun dijatuhkan dari udara menggunakan pesawat.

Lantas bagaimana cara kerja senjata termobarik sampai penggunannya dilarang oleh beberapa pihak?

Termobarik atau juga dikenal dengan bom aerosol terdiri atas tabung berisi bahan bakar serta dua bahan peledak yang terpisah satu sama lain.

Pada tahap pertama charge mendistribusikan aerosol yang terbuat dari bahan sangat halus, yakni dari bahan bakar berbasis karbon hingga partikel logam kecil. Kemudian charge kedua memantik awan yang keluar hingga menciptakan bola api. Setelah itu terjadilah gelombang kejut sangat besar dan ruang hampa akibat proses penyedotan oksigen di sekitarnya.

Gelombang ledakan bisa bertahan lebih lama daripada bahan peledak konvensional. Bahkan dalam jarak tertentu, biasanya relatif dekat bergantung pada ukuran termobarik, senjata ini bisa melenyapkan tubuh manusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal