Cara Cyber Army Ukraina Serang Rusia, Bobol Situs Web Pemerintah hingga Badan Antariksa

Anton Suhartono
Para pakar teknologi Ukraina membentuk pasukan siber untuk menyerang Rusia (Foto: Reuters)

Mereka meretas situs web tertentu dengan menyisipkan pesan antiperang disertai gambar grafis kematian serta kehancuran dengan tujuan mengampanyekan anti-invasi Rusia.

"Rakyat kedua negara takut pada satu orang, Putin. Dia gila" kata Zakharov.

Target kampanye anti-invasi mereka difokuskan ke Rusia dengan menjangkau warga di sana, termasuk melalui panggilan telepon, email, dan pesan singkat. 

Di antara materi yang dikirim adalah video serta foto tentara Rusia tewas. Mereka juga membuat situs web khusus yang memungkinkan para orangtua Rusia bisa mendapat informasi mengenai kondisi anak mereka yang bertempur di Ukraina. 

"Situs web di mana para ibu Rusia bisa melihat (foto) tentara Rusia yang ditangkap, untuk menemukan putra mereka," kata Zakharov.

Sementara itu efektivitas serangan tentara siber ini sulit diukur. Situs web pemerintah Rusia berulang kali menjadi target serangan dan mati, namun kelamaan para ahli di Rusia bisa membuat sistem pencegahan dari serangan serupa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal