Cacar Monyet Mengganas, WHO Gelar Pertemuan Darurat Lagi

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Reuters)

Mantan Menteri Kesehatan Ethiopia itu juga menyoroti minimnya tes yang memunculkan kemungkinan jumlah kasus sebenarnya dari penyakit ini jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan.

Dari 6.0000 kasus yang sudah dilaporkan, sekitar 80 persen berada di Eropa. Virus ini menyerang banyak pria yang berhubungan sesama jenis alias gay.  Penderita cacar monyet umumnya mengalami gejala mirip flu dan muncul benjolah di kulit.

Sementara itu tingkat kematian akibat cacar monyet tergolong rendah. Di negara-negara endemik yakni Afrika, tingkat kematiannya sekitar 1 persen. Sejauh ini wabah di negara-negara non-endemik lebih sedikit lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

14 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

23 hari lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

23 hari lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal