Cacar Monyet Mengganas, WHO Gelar Pertemuan Darurat Lagi

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Reuters)

Mantan Menteri Kesehatan Ethiopia itu juga menyoroti minimnya tes yang memunculkan kemungkinan jumlah kasus sebenarnya dari penyakit ini jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan.

Dari 6.0000 kasus yang sudah dilaporkan, sekitar 80 persen berada di Eropa. Virus ini menyerang banyak pria yang berhubungan sesama jenis alias gay.  Penderita cacar monyet umumnya mengalami gejala mirip flu dan muncul benjolah di kulit.

Sementara itu tingkat kematian akibat cacar monyet tergolong rendah. Di negara-negara endemik yakni Afrika, tingkat kematiannya sekitar 1 persen. Sejauh ini wabah di negara-negara non-endemik lebih sedikit lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

57 tahun lalu

Perokok Berisiko 2 Kali Lipat Kena TBC, Ini Penyebab yang Jarang Disadari!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal