Bukan Pakai Senjata, Macron Ingin Konsultasi dengan Iran untuk Buka Selat Hormuz

Anton Suhartono
Emmanuel Macron menegaskan pembukaan Selat Hormuz tidak bisa dilakukan dengan kekuatan militer, melainkan berunding dengan Iran (Foto: AP)

SEOUL, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan pembukaan Selat Hormuz tidak bisa dilakukan dengan kekuatan militer, melainkan berunding dengan Iran. Dia menolak pendekatan kekerasan sebagaimana diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dinilai justru akan memperburuk situasi.

“Yang kami sampaikan sejak awal adalah selat ini harus dibuka kembali karena strategis untuk pasokan energi, pupuk, dan perdagangan internasional, tapi itu hanya bisa dilakukan dengan berkonsultasi dengan Iran,” kata Macron, saat berkunjung ke Korea Selatan, Kamis (2/4/2026).

Macron juga menolak keras usulan penggunaan militer untuk membuka jalur vital tersebut. Menurut dia, langkah itu tidak realistis karena berisiko tinggi.

“Ini akan memakan waktu sangat lama serta bisa menyebabkan semua orang yang melintasi selat tersebut menghadapi risiko Garda Revolusi dan rudal balistik,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS

Internasional
15 jam lalu

Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?

Internasional
20 jam lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
21 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal