Menurut jurnalis Al Jazeera, Hiba Morgan, pemandangan mengerikan menunjukkan para pemberontak berkeliaran di Rumah Sakit Saudi di El Fasher, lalu mengeksekusi pasien satu per satu di bangsal.
“Video terbaru dan paling meresahkan menunjukkan para pemberontak membunuh pasien di dalam rumah sakit,” kata Morgan.
Diperkirakan lebih dari 460 orang tewas di Rumah Sakit Bersalin Saudi, termasuk tenaga kesehatan dan relawan kemanusiaan.
Banyak warga yang sebelumnya mencari perlindungan di sana justru menjadi korban.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan keterkejutannya atas laporan tersebut dan menyebut situasinya sebagai “tragedi kemanusiaan yang tak terbayangkan.”