Bukan Cuma Mesir dan Yordania, AS Ingin Relokasi Warga Gaza ke Somalia dan Maroko

Anton Suhartono
Amerika Serikat dilaporkan membidik lokasi baru untuk menampung warga Gaza selain Mesir dan Yordania, yakni Somalia dan Maroko (Foto: AP)

Presiden AS Donald Trump pada Selasa lalu menyampaikan pernyataan kontroversial ingin mengambil alih Gaza serta memindahkan warganya ke luar wilayah. 

Trump ingin menjadikan Gaza sebagai Riviera Timur Tengah.

Pernyataan yang disampaikan Trump saat konferensi bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu itu mendapat reaksi keras dari dunia internasional.

Para pemimpin negara Arab maupun Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam keras rencana itu dengan menyebutnya sebagai pembersihan etnis.

Penentangan juga datang dari sekutu-sekutu AS di Eropa dan Australia. Selain itu Turki, Malaysia, dan Indonesia juga tegas menolak rencana Trump itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

57 tahun lalu

Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal