Data Kementerian Kesehatan Lebanon mengungkap, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan 3.355 orang.
Eskalasi semakin meningkat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 25 Mei lalu menginstruksikan militer untuk mengintensifkan operasi di Lebanon.
Di lain pihak, kelompok Hizbullah meningkatkan perlawanan terhadap pasukan Zionis, baik yang berada di Lebanon maupun Israel.