Miller menghargai peran FBI dalam membantu tugas militer dengan memeriksa lebih dari 25.000 personel Garda Revolusi. Seluruh data personel yang terlibat dicek secara teliti, termasuk latar belakang mereka seperti catatan kasus.
Surat kabar The Washington Post melaporkan pada Senin (18/1/2021), FBI memperingatkan institusi penegak hukum adanya ekstremis sayap kanan masuk ke pasukan Garda Nasional yang ditugaskan di Washington DC.
Namun laporan itu tidak mengidentifikasi adanya potensi ancaman oleh orang yang dicurigai untuk mengganggu pelantikan.
Setelah itu Angkatan Darat AS menyatakan bekerja sama dengan FBI dan Dinas Rahasia untuk mendalami apakah perlu penyaringan lebih lanjut terhadap sekitar 10.000 personel Garda Nasional yang diterjunkan ke Gedung Capitol untuk mengamankan pelantikan.
Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Peter Gaynor juga mengatakan belum ada ancaman dari orang dalam yang berpotensi mengganggu pelantikan.