Bos NATO Ngeri dengan Militer China, Tambah 100 Kapal Perang dan Punya 1.000 Bom Nuklir

Anton Suhartono
Sekjen NATO Mark Rutte menyampaikan peringatan serius terkait percepatan pembangunan militer China yang dinilainya sangat mengkhawatirkan (Foto: Reuters)

Xi Jinping, presiden China, sebelum menyerang Taiwan, dia terlebih dulu akan menghubungi Moskow untuk meminta Putin agar kita tetap sibuk di wilayah Eropa ini,” katanya.

Rutte juga mengungkap informasi intelijen dan diskusi di lingkup NATO mengarah pada peningkatan risiko konflik besar dalam waktu dekat, baik di Asia maupun Eropa.

Korut dan Iran Dukung Rusia, NATO Semakin Terjepit

Selain China, Rutte juga menyoroti peran Korea Utara dan Iran dalam mendukung invasi Rusia ke Ukraina. Korea Utara diketahui mengirim senjata, amunisi, hingga tentara, sementara Iran menyuplai teknologi drone tempur yang digunakan di garis depan.

Hal ini membuat NATO berada dalam situasi yang semakin kompleks, menghadapi koalisi kekuatan otoriter yang aktif bekerja sama di berbagai lini, militer, logistik, dan teknologi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal