Bos Intelijen AS: Korut Tak Akan Serahkan Senjata Nuklirnya

Nathania Riris Michico
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menghadiri uji coba peluncuran roket Hwasong-14. (Foto: KCNA/REUTERS)

Laporan intelijen bertajuk 'Tinjauan Ancaman Dunia' itu juga menyoroti berkembangnya ancaman dari China dan Rusia yang "semakin sejalan" sejak pertengahan 1950-an.

Kedua negara disebut punya kemampuan mata-mata siber canggih, yang mungkin bakal digunakan untuk mempengaruhi pemilihan presiden AS 2020.

Di samping itu, laporan tersebut mengungkap bahwa Iran saat ini tidak sedang membuat senjata nuklir.

"Walaupun kemampuan militer yang meningkat dan ambisi regionalnya mungkin akan mengancam kepentingan AS di masa mendatang," sebut Coats.

Dalam sesi dengar pendapat di Senat, Direktur CIA Gina Haspel mengatakan Iran secara teknis mematuhi perjanjian nuklir 2015 walau AS menarik diri.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

57 tahun lalu

Korut Eksekusi 358 Orang Selama Kim Jong Un Berkuasa, termasuk Penyebar Drakor dan K-pop

57 tahun lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal