Bos Intelijen AS: China Ancaman Terbesar bagi Dunia, Dominasi Militer dan Teknologi

Anton Suhartono
John Ratcliffe (Foto: Reuters)

Pendekatan spionase China ada tiga, yakni mencuri, meniru, dan mengganti. Entitas China mencuri kekayaan intelektual perusahaan AS, meniru, kemudian menggantikan peran perusahaan tersebut di pasar global.

Ratcliffe juga menyinggung laporan badan intelijen AS bahwa perwakilan China berusaha mencampuri politik dalam negeri AS.

Dia juga menuduh China telah mencuri teknologi pertahanan AS untuk mewujudkan rencana modernisasi militer agresif yang digalakkan Presiden Xi Jinping.

“Pilpres sudah selesai. Sekarang mari kita semua jujur ​​tentang China," katanya, kepada Reuters soal artikel di WSJ tersebut.

Tulisan Ratcliffe itu merupakan serangan terbaru melawan China yang dilakukan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengomentari pernyataan Ratcliffe itu dengan mengatakan tuduhan AS atas pencurian teknologi merupakan hal menggelikan.

China kerap mendesak para pemimpin AS untuk memutar retorika saat bicara tentang negaranya yang selalu disalahkan akibat ketakutan atas perannya yang semakin meningkat di dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal