Bom Tandan AS Dilaporkan Makan Korban Sipil di Ukraina, 1 Wartawan Tewas 3 Lainnya Terluka

Ahmad Islamy Jamil
Amerika Serikat memasok bom tandan atau bom klaster ke Ukraina, bulan ini, untuk membantu pasukan Kiev melawan Rusia. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Seorang koresponden perang untuk kantor berita Rusia, RIA, dilaporkan tewas akibat penembakan di dekat garis depan di Wilayah Zaporizhzhia, tenggara Ukraina, Sabtu (22/7/2023). Sementara itu, tiga wartawan Rusia lainnya terluka dalam peristiwa yang sama.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, para jurnalis itu terluka dalam serangan artileri Ukraina. Mereka lantas dievakuasi dari medan perang. Akan tetapi, koresponden RIA bernama Rostislav Zhuravlev tewas saat dalam perjalanan.

Dikatakan bahwa tiga wartawan yang terluka berada dalam kondisi serius, namun masih stabil. “Tidak ada ancaman terhadap nyawa. Mereka mendapatkan semua perawatan medis yang diperlukan,” ungkap Kemhan Rusia.

RIA mengonfirmasi bahwa korespondennya telah terbunuh saat meliput medan perang yang terdapat di Desa Piatykhatky, Zaporizhzhia. Salah satu juru kamera dari kantor berita itu juga terluka.

Kemhan Rusia mengatakan, Ukraina telah menggunakan bom tandan dalam insiden itu. Akan tetapi, kementerian itu tidak memberikan bukti atas klaimnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah

Internasional
8 jam lalu

Iran Gempur Israel Habis-habisan, Pabrik hingga Apartemen di Beberapa Kota Terbakar

Internasional
9 jam lalu

Diam-Diam AS Usir Wakil Duta Besar Iran untuk PBB, Kenapa?

Internasional
9 jam lalu

Iran Tolak Mentah-Mentah Permintaan Gencatan Senjata AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal