Bom Klaster AS Tiba di Ukraina, Begini Peringatan Rusia

Anton Suhartono
Bom klaster AS telah tiba di Ukraina (Foto: Reuters)

Serangan Ukraina menargetkan permukiman yang tak dijaga dengan perangkat militer.

"Tidak ada keraguan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina tidak akan mematuhi 'batasan' dalam memilih target mereka karena putus asa, karena kerugian sangat besar serta ketidakmampuan untuk mencapai keberhasilan di garis depan," bunyi pernyataan.

Selanjutnya, Kedubes Rusia memperingatkan dampak penggunaan bom klaster di Ukraina yang bisa membahayakan warga sipil.

"Sulit membayangkan berapa banyak korban sipil yang akan jatuh, termasuk warga Ukraina, saat penjahat Kiev mulai menggunakan amunisi tandan AS," kata kedubes.

Sebelumnya Direktur Staf Gabungan untuk Operasi Departemen Pertahanan AS Douglas A Sims mengatakan, bom klaster yang disediakan AS dan negara-negara lain telah dikirim ke Ukraina. Dia juga menegaskan Ukraina juga menerima bom klaster dari negara pihak ketiga.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Akan Terbitkan Uang Kertas Pecahan USD250, Rayakan Kemerdekaan ke-250

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal