Bom Klaster AS Tiba di Ukraina, Begini Peringatan Rusia

Anton Suhartono
Bom klaster AS telah tiba di Ukraina (Foto: Reuters)

Serangan Ukraina menargetkan permukiman yang tak dijaga dengan perangkat militer.

"Tidak ada keraguan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina tidak akan mematuhi 'batasan' dalam memilih target mereka karena putus asa, karena kerugian sangat besar serta ketidakmampuan untuk mencapai keberhasilan di garis depan," bunyi pernyataan.

Selanjutnya, Kedubes Rusia memperingatkan dampak penggunaan bom klaster di Ukraina yang bisa membahayakan warga sipil.

"Sulit membayangkan berapa banyak korban sipil yang akan jatuh, termasuk warga Ukraina, saat penjahat Kiev mulai menggunakan amunisi tandan AS," kata kedubes.

Sebelumnya Direktur Staf Gabungan untuk Operasi Departemen Pertahanan AS Douglas A Sims mengatakan, bom klaster yang disediakan AS dan negara-negara lain telah dikirim ke Ukraina. Dia juga menegaskan Ukraina juga menerima bom klaster dari negara pihak ketiga.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
16 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
17 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
18 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal