Boeing Setuju Ngaku Salah terkait Penyelidikan Kecelakaan Pesawat di Indonesia dan Ethiopia

Anton Suhartono
Boeing setuju mengakui kesalahan atas tuduhan konspirasi penipuan kriminal terkait penyelidikan kecelakaan 2 pesawat 737 Max di Indonesia dan Ethiopia (Foto: Reuters)

Departemen Kehakiman akan menunjuk pemantau pihak ketiga untuk mengawasi kepatuhan perusahaan. Pengawas harus secara terbuka menyerahkan laporan tahunan mengenai kemajuan Boeing ke pengadilan.

Departemen Kehakiman pada 30 Juni lalu menawarkan perjanjian pembelaan kepada Boeing. Boeing diberi waktu hingga akhir pekan kemarin untuk memutuskan apakah bersedia mengakui kesalahan atau tidak. Boeing dituduh berkonspirasi untuk menipu otoritas penerbangan sipil AS Badan Penerbangan Federal (FAA) sehubungan fitur perangkat lunak yang terkait dengan kecelakaan fatal dua pesawat 737 Max.

Sementara itu seorang pengacara beberapa keluarga korban kecelakaan mengkritik kesepakatan antara Departemen Kehakiman dan Boeing dengan menyebutnya sebagai permainan manis. Para keluarga korban sepakat akan menentang kesepakatan tersebut di pengadilan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

7 hari lalu

Prabowo Geram RI Disebut Bangsa Malas-Hobi Tidur: Rakyat Kita Kerja Keras Tiap Hari!

11 hari lalu

Prabowo Singgung Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-Lama Ngerampok

11 hari lalu

Prabowo Singgung Kekalahan Pilpres: Saya Merasa Gerakan Koperasi Selalu Berada Bersama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal