Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran

Anton Suhartono
Donald Trump mengungkapkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap upaya perdamaian yang sedang dibangun antara AS dan Iran (Foto: AP)

Menurut Trump, Netanyahu seharusnya berterima kasih kepada AS atas upaya yang dilakukan untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Dia juga menegaskan bahwa serangan Israel ke Lebanon seharusnya tidak terjadi karena dapat memperkeruh situasi kawasan.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut setelah Israel membombardir Ibu Kota Beirut, Lebanon, pada Minggu pagi. Serangan itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 lainnya meski gencatan senjata masih berlaku.

Dalam wawancara yang sama, Trump juga memperingatkan bahaya program nuklir Iran. Dia mengatakan Israel tidak akan mampu bertahan selama 24 jam jika Teheran memiliki senjata nuklir.

Kesepakatan damai awal antara AS dan Iran akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni 2026 di Jenewa, Swiss. Namun beberapa isu penting, termasuk program nuklir Iran, belum dimasukkan dalam MoU dan akan dibahas dalam perundingan lanjutan.

AS dan Iran dijadwalkan melanjutkan negosiasi mengenai program rudal dan nuklir selama 60 hari setelah penandatanganan MoU. Trump menegaskan tidak akan ragu memerintahkan dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran apabila negara itu menolak mencapai kesepakatan nuklir dengan Washington.

Selain itu, Trump menyebut AS sebagai "penjaga Timur Tengah" dan mengatakan Washington berhak memperoleh imbalan berupa 20 persen dari pendapatan kawasan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal